Senyum adalah ibadah dan penghilang duka

13 Juni 2016 15:00 © 2016 merdeka.com

Dalam Islam, senyum merupakan bentuk ibadah yang berpahala. Sehingga sangat dianjurkan untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW bersabda, "Tersenyumlah ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah,". (HR Imam Turmudzi, Ibn Hibban dan Al Baihaqi).

Menurut Aisyah, Rasulullah adalah figur suami yang mulia dan bijak di hadapan istri-istri. Ketika bersama istrinya Rasulullah kerap tertawa dan senyum simpul.

Diriwayatkan At Tirmidzi, "Belum pernah aku menemukan orang yang paling banyak tersenyum seperti halnya Rasulullah SAW,".

Dikutip dari buku Seratus cerita tentang akhlak penerbit Republika, filusuf Socrates pernah disodori segelas racun sebagai hukuman mati. Dengan jiwa besar dia menerimanya dengan senyum.

"Ku anggap minum racun ini bukan sebagai hukuman, tapi sebagai upah yang harus aku terima atas pendapat-pendapatnya," kata dia.

Dengan demikian, sebagai orang muslim jangan ragu untuk menerima dan memberikan senyuman kepada orang lain agar hilang duka nestapa dan tetap terjalin ukhuwah.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU