Mudik Lebaran, pemudik bisa gabungkan 2 waktu salat sekaligus

20 Juni 2017 12:00 © 2017 merdeka.com

Lebaran di depan mata. Banyak persiapan dilakukan untuk menyambut hari kemenangan tersebut. Salah satu ialah mudik atau pulang kampung bagi para perantau.

Dari tahun ke tahun tradisi mudik ini selalu menjadi hal yang ditunggu. Sebab momen berkumpul bareng keluarga di hari raya sangat dinantikan.

Meski tengah dalam perjalanan mudik, bukan alasan yang tepat jika sampai meninggalkan salat. Karena Islam memberikan keringanan dan kemudahan pada orang yang tengah mudik dalam hal beribadah.

Seperti dikutip dari buku Meraih Surga dengan Puasa tulisan Herdiansyah Achmad, bahwa Islam memberi kemudahan ibadah khususnya salat bagi para pemudik yaitu qasar (meringkas) dan jamak.

"Wahai penduduk Mekkah, janganlah kalian mengqasar salat kurang dari 4 burd dari Mekkah ke Asfaan," sabda Rasulullah.

Pada saat mudik boleh mengqasar (meringkas) salat empat rakaat hanya dilakukan dua rakaat. Misalnya, salat zuhur, ashar dan isya dilakukan dua rakaat.

Syarat salat qasar yaitu, niat safar (perjalanan), memenuhi jarak minimal dibolehkannya safar yakni 4 burd (88,656 km), keluar dari kota tempat tinggal dan perjalanan yang dilakukan bukan perjalanan maksiat.

Namun untuk menjamak ialah dua waktu salat dikerjakan pada satu waktu. Salat yang boleh dijamak adalah salat Zuhur dengan Ashar dan salat Maghrib dengan Isya. Baiknya pemudik senantiasa tetap beribadah meski dalam perjalanan jauh.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU