Cerita macan dan kuda putih penjaga rumah peliharaan Sunan Muria

23 Juni 2015 21:00 © 2015 merdeka.com

Sejak dulu, masyarakat Desa Colo, Kecamatan Colo, Kabupaten Kudus mengenal Sunan Muria sebagai alim ulama yang menyukai kuda. Banyak cerita yang menyebut Sunan Muria mempunyai kuda putih yang suka beliau tunggangi.

Bahkan salah satu keturunan Sunan Muria, Mastur mengaku sering melihat penampakan kuda putih dan macan putih, yang tak lain adalah peliharaan Sunan Muria atau Raden Umar Said.

"Dulu saya waktu masih kecil sampai sekitar tahun 80 sampai 90-an. Masyarakat sering bercerita dari mulut ke mulut melihat penampakan kuda putih. Ada beberapa orang melihat, tak sedikit. Penampakan ada beberapa yang lihat. Sekarang (orangtua saya) sudah almarhumah, malah tanya. Yang punya kuda siapa yah. Kok tanya," ungkap Mastur kepada merdeka.com di sekitar makam dan masjid Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Colo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (23/6).

Penampakan macan putih diyakini sebagai binatang penjaga dan penunggu rumah untuk mengantisipasi sesuatu hal terjadi pada sosok aulia atau ulama Sunan Muria.

"Sekarang sudah ramai kendaraan belum pernah dengar lagi. Penampakan penjaga rumah beliau macan putih. Ada petunjuk di rumah itu. Di sudut barat daya, ada gentong dapur untuk tempat air. Logika saya, betul jika rumah mbah Muria di sana. Penampakan macan putih itu sering muncul di sana. Di dekat gentong milik Mbah Muria." pungkasnya.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU