Menikmati sate susu khas Kampung Jawa di Denpasar

23 Mei 2018 03:00 © 2018 merdeka.com

Saat memasuki bulan puasa Ramadan, ada makanan khas di Desa Wanasari, Denpasar Barat, atau lebih dikenal dengan Kampung Jawa. Untuk disantap pada saat berbuka puasa.

Namanya, sate puting susu sapi dan kambing bakar. Dengan tekstur daging yang kenyal dan lezat, aroma baunya juga benar-benar menggugah selera.

Sate Susu adalah sebutan untuk kuliner khas Kampung Jawa berbahan dasar payudara sapi dan kambing. Ketika disantap tekstur kenyal sate susu begitu terasa di mulut. Cita rasa dan aromanya pun memiliki kekhasan tersendiri, mirip seperti keju.

Sate susu ini menu andalan buka puasa warga Kampung Jawa, ketika Ramadan banyak penjualnya di pasar takjil di gang samping Masjid Baiturrahmah, gerbang masuk kampung. Tetapi di luar Ramadan, susah menjumpai sate susu ini.

pedagang sate susu di pusat takjil Denpasar ©2018 Merdeka.com/Moh Kadafi



Ibu Afi (39) yang merupakan pedagang sate susu sejak tahun 2004, menyampaikan bahwa ketika memasuki bulan Ramadan, memang sudah hal biasa warga Desa Wanasari menjual sate susu tersebut, karena sudah sejak dulu makanan khas tersebut dijajakan ketika bulan Ramadhan.

"Untuk pertusuknya saya menjual dengan harga Rp 2.500 atau Rp 3 ribu. Sudah dulu saya menjualnya. Iya masih ada penggemarnya dan banyak juga yang membelinya," ucapnya, Selasa (22/5).

Menurut Ibu Alfi, bahwa penjual sate susu ini hanya ramai saat Ramadan saja. Oleh warga di kampung Jawa, sate susu seperti jadi makanan khan atau wajib saat berbuka.

"Kalau bukan Ramadan, iya saya jualan juga tapi peminatnya tidak seramai bulan puasa, hanya dua atau satu orang saja yang membelinya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan, oleh Ibu Rega (35), ia menuturkan bahwa sate susu tersebut sudah ada sejak dulu, dan menjadi makanan khas warga Desa Wanasari untuk berbuka puasa.

"Saya jualan sudah 6 tahunan, dulu awalnya bibi saya yang jualan, saat saya udah dewasa iya ikut jualan sate susu ini. Kalau Ramadhan iya banyak pembelinya," ucapnya.

Dalam perkembangan waktu, dan banyaknya jajanan baru. Namun, sate susu khas Kampung Jawa ini masih banyak peminatnya dan selalu ramai yang membelinya.

"Sate susu masih banyak diminati, masih banyak penggemarnya setiap tahun itu pasti. Walaupun banyak jajanan baru, tapi sate susu malah yang lebih laris disini," ungkap Ibu Rega.

Ibu Rega juga mengatakan, bahwa dirinya juga jualan sate susu, walau bukan bulan Ramadan tapi yang beli orang-orang tertenu yang memang penggemar sate susu.

"Iya selain bulan puasa, masih bikin tapi lebih ramai pembelinya di bulan puasa. Kalau hari biasa cuma para penggemarnya saja," tutupnya.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU