Berkah kolang kaling kala Ramadan di Aceh Besar

22 Juni 2015 13:47 © 2015 merdeka.com

Ada banyak berkah saat Ramadan tiba bagi umat muslim. Baik buat menambah pundi-pundi amal ibadah bila dikerjakan akan mendapat pahala berlipat ganda, hingga rezeki di dunia.

Salah satu yang menikmati berkah Ramadan adalah penjual kolang kaling di pasar tradisional Lambaro, Aceh Besar. Kolang kaling memang bukanlah makanan utama bagi rakyat Aceh. Akan tetapi, saban Ramadan, permintaan bahan makanan itu meningkat tajam. Buah berasal dari pohon aren ini selalu diburu warga buat makanan berbuka puasa.

Mengolah kolang kaling ini bukanlah perkara mudah. Buah yang biasanya terbuang dan menjadi makanan binatang buas dalam hutan itu harus direbus terlebih dahulu. Setelah itu baru kemudian diambil biji di dalam buah pohon aren itu yang berwarna putih dan dijadikan kolang kaling.

"Harus hati-hati membuatnya, karena kalau salah-salah, bisa gatal seluruh badan. Getah buah aren ini sangat gatal," kata seorang penjual kolang kaling, Hasanuddin (37 tahun), di Lambaro, Aceh Besar, Senin (22/6).

Selama Ramadan, Hasanuddin mengaku bisa menjual kolang-kaling mencapai 20 kilogram. Berbeda dari hari biasa, buah itu tidak pernah laku.

"Kalau pun ada permintaan cuma sedikit untuk orang jualan cendol. Kalau ramadan ini memang berkah, banyak laku," ujar Hasanuddin.

Hasanuddin menjajakan kolang kaling itu seharga Rp 12 ribu hingga Rp 14 ribu per kilogram. Harga bervariasi ini tergantung asal kolang kaling yang diambilnya.

Bila kolang kaling dari Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie dibanderol Rp 14 ribu sekilo. Sedangkan bila dibawa dari Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, dilego Rp 12 ribu per kilogram.

"Kalau dari Tangse bijinya lebih besar-besar," ucap Hasanuddin.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang penjual kolang kaling lainnya, Nuraini (43 tahun). Saban Ramadan dia selalu menjual kolang kaling.

"Kalau hari biasa saya jual cincau saja. Karena bulan ramadan banyak permintaan, makanya saya jual kolang kaling," kata Nuraini.

Nuraini tak pelit membagi resep mengolah kolang kaling. Menurut dia, buah itu biasanya dimasak dengan menggunakan santan dan dicampur dengan gula secukupnya. Ada juga orang yang mencampurnya dengan cendol dan cincau. Tetapi, lebih sedap lagi bila kolang kaling juga dicampur dengan irisan buah nangka masak. Sebab, nangka bakal membuat wangi minuman kolang kaling.

"Campur lagi dengan daun pandan semakin enak dimakan. Enak juga diminum pakai es atau hangat," ucap Nuraini.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU