Mencontoh persahabatan Rasulullah SAW dan Sayidina Abu Bakar

19 Juni 2017 12:00 © 2017 merdeka.com

Islam memerintahkan umatnya untuk mencari sahabat yang baik, beriman dan taat kepada Allah. Ciri-ciri sahabat yang soleh ialah tidak mementingkan diri sendiri serta dapat dijadikan tempat untuk mengadu apabila ditimpa masalah.

Seorang sahabat yang baik akan saling mengingatkan apabila melakukan kekhilafan dan tidak terlalu mementingkan keduniaan. Tetapi menganjurkan selalu melakukan kebaikan. Dikutip dari buku 100 Pesanan Terakhir Rasulullah tulisan Muhd Nasruddin Dasuki.

Contoh persahabatan yang dapat dijadikan teladan ialah antara Sayidina Abu Bakar dengan Rasulullah. Di mana Abu Bakar senantiasa mempercayai dan mengiyakan apa yang dikatakan oleh Rasulullah.

Seperti kala Rasulullah menceritakan perjalanan Isra Miraj, ramai di kalangan penduduk kota Mekkah. Banyak orang tidak percaya dan mengatakan cerita Rasulullah itu bohong.

Orang-orang yang tidak percaya menemui Syaidina Abu Bakar untuk bertanya soal kebenaran cerita Rasulullah. Namun Syaidina Abu Bakar membenarkan cerita itu.

Sayidina Abu Bakar bukan cuma mempercayai kata-kata Rasulullah, akan tetapi dia juga sanggup mempertahankan amanah dan harta demi kepentingan perjuangan Islam.

Sebagai sahabat sejati, Sayidina Abu Bakar rela memberikan komitmen untuk bersama-sama Rasulullah berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Meskipun dia tahu perjalanan itu sangat berbahaya karena terpaksa berhadapan dengan musuh-musuh Rasulullah yang ingin membunuhnya.

Itulah contoh persahabatan yang setia. Kiranya kita dapat meneladani kisah persahabatan Rasulullah ini.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU