Cerita Nabi Luth diancam kaum LGBT saat mengajak tobat

10 Juni 2016 09:41 © 2016 merdeka.com

Melihat hubungan sesama jenis seperti lesbi, gay, biseksual dan transgender (LGBT), yang semakin marak saat ini begitu memprihatinkan. Seolah peristiwa ini mengingatkan kembali pada masa Nabi Luth. Kaum Nabi Luth dikenal penyuka sesama jenis.

Pria gay pada masa itu sebenarnya sudah memiliki istri. Namun mereka memilih untuk meninggalkannya dan berlabuh dengan sesama jenis.

Nabi Luth tak henti-hentinya mengingatkan kaumnya untuk bertobat dan kembali ke jalan Allah. "Aku sekali-kali tidak minta upah kepada mu atas seruanku itu, upaku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam," kata Nabi Luth kepada kaumnya.

Namun, perintah Nabi Luth tidak digubris kaumnya. Malah yang dia dapat ancaman dari kaumnya itu, "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir,".

Nabi Luth kemudian berdoa kepada Allah agar keluarga dan pengikutnya yang lain tidak sampai terjerumus ke lembah hitam tersebut. Allah kemudian mengabulkan doa Nabi Luth sehingga melaknat kaum penyuka sesama jenis itu.

Perbuatan lesbian, gay, transgender, dan biseksual (LGBT) adalah perbuatan yang terlarang. "Perbuatan lesbian antar sesama wanita adalah zina,". (HR Thabrani dalam al-Kabiir dari Waailah).

Rasulullah SAW juga mengatakan, bahwa Allah bakal melaknat dan memasukkan kaum LGBT ke dalam panasnya api neraka.

"Ada tujuh orang yang dilaknat oleh Allah SWT. Dan Allah tidak memandang kepada mereka pada hari kiamat dan Allah SWT memerintahkan kepadanya, 'Masuklah kalian bersama orang yang masuk ke neraka'. Mereka adalah orang yang mengerjakan dan yang dikerjakan (liwath atau gay), yang menggauli binatang, yang menikahi ibu dan anak perempuannya dan yang menikahi tangannya, kecuali jika mereka bertobat,".

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU