Berlikunya jalan Rasulullah saat dakwah Islam sampai dilempar jeroan

17 Juni 2016 10:26 © 2016 merdeka.com

Jalan Rasulullah untuk menyebarkan dakwah Islam sangat berliku. Banyak cobaan dan teror fisik yang menimpanya dari kaum Quraisy.

Suatu hari, Rasulullah tengah mendirikan salat tanpa diduga kaum Quraisy melemparinya dengan jeroan kambing. Tak hanya itu, kekasih Allah tersebut kerap kali diludahi oleh mereka.

Dikutip dari buku The Great Story of Muhammad, salah satu kaum Quraisy, Umayyah bin Khalaf, jika melihat Rasulullah mengumpat dan mencelanya. Oleh sebab itu, turunlah ayat tentang dirinya.

"Celakalah bagi tiap pengumpat lagi (al Humazah) pencela". (QS al Humazah [104]:1).

Tak sampai di situ, Nabi Muhammad pernah dicekik oleh kaum Quraisy Uqbah bin Abi Muith saat sedang salat di Masjid al Haram. Cekikan itu sangat kuat sehingga Beliau hampir tak bisa bernapas. Seketika Rasulullah tersungkur tak berdaya menahan cekikan tersebut.

Sebenarnya, Uqbah salah satu yang nyaris memeluk agama Islam. Akan tetapi niat Uqbah dijegal oleh sahabat dekatnya Abu Jahal.

"Sungguh haram wajahku bertemu wajahmu dan haram ucapanku bertemu dengan ucapanmu sampai engkau berani meludahi wajah Muhammad," kata Abu Jahal.

Uqbah kemudian melakukan apa yang diucapkan Abu Jahal dam turunlah ayat, "Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab (ku). Sungguh dia telah menyesatkan aku dari alquran saat Alquran itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia. (QS Al Furqan [25]: 27-29).

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU